Istilah-Istilah dalam Memasak yang Perlu Anda Ketahui

Kirana Ahmad

Memasak adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Namun, terkadang kita bingung dengan istilah-istilah yang ada dalam resep atau petunjuk memasak. Apa itu blanching, saute, atau braise? Apa bedanya baking dan roasting? Bagaimana cara mengukur bahan-bahan dengan tepat? Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa istilah dalam memasak yang sering digunakan dan penjelasannya.

Blanching

Blanching adalah teknik memasak dengan cara merebus sayuran atau buah-buahan dalam air mendidih selama beberapa detik, kemudian langsung memindahkannya ke air dingin atau es. Tujuan dari blanching adalah untuk mempertahankan warna, tekstur, dan rasa dari bahan makanan, serta menghilangkan kotoran atau bakteri yang menempel. Blanching juga dapat membantu mengupas kulit buah-buahan seperti tomat atau persik dengan mudah.

Saute

Saute adalah teknik memasak dengan cara menggoreng bahan makanan dengan sedikit minyak atau mentega di atas api sedang sampai tinggi, sambil sesekali diaduk atau digoyang. Tujuan dari saute adalah untuk menghasilkan rasa dan aroma yang gurih, serta tekstur yang renyah atau empuk. Saute cocok untuk memasak daging, ayam, ikan, sayuran, atau jamur yang dipotong tipis atau kecil.

Braise

Braise adalah teknik memasak dengan cara menggoreng bahan makanan terlebih dahulu sampai kecoklatan, kemudian menambahkan cairan seperti kaldu, air, anggur, atau saus, dan memasaknya dengan api kecil sampai lunak. Tujuan dari braise adalah untuk membuat bahan makanan menjadi lembut dan berempah, serta menghasilkan kuah yang kental dan lezat. Braise cocok untuk memasak daging, ayam, ikan, atau sayuran yang berukuran besar atau keras.

Baking dan Roasting

Baking dan roasting adalah teknik memasak dengan cara memanggang bahan makanan di dalam oven dengan suhu dan waktu yang ditentukan. Perbedaan antara baking dan roasting adalah pada jenis bahan makanan yang dipanggang. Baking biasanya digunakan untuk memasak kue, roti, pai, atau biskuit yang terbuat dari adonan atau tepung. Roasting biasanya digunakan untuk memasak daging, ayam, ikan, atau sayuran yang utuh atau dipotong besar.

Mengukur Bahan Makanan

Mengukur bahan makanan dengan tepat adalah salah satu kunci untuk memasak dengan baik. Ada beberapa alat ukur yang dapat digunakan untuk mengukur bahan makanan, seperti gelas ukur, sendok takar, timbangan, atau penggaris. Berikut adalah beberapa tips untuk mengukur bahan makanan dengan benar:

  • Gunakan gelas ukur untuk mengukur bahan makanan cair, seperti air, susu, atau minyak. Pastikan permukaan cairan sejajar dengan garis ukur pada gelas. Jangan mengukur cairan dengan sendok takar, karena akan sulit untuk mendapatkan volume yang tepat.
  • Gunakan sendok takar untuk mengukur bahan makanan kering, seperti gula, garam, atau tepung. Isi sendok takar dengan bahan makanan sampai penuh, kemudian ratakan dengan pisau atau sendok. Jangan menekan atau menggumpal bahan makanan di dalam sendok, karena akan mengubah beratnya.
  • Gunakan timbangan untuk mengukur bahan makanan yang beratnya sulit diukur dengan gelas atau sendok, seperti daging, keju, atau mentega. Taruh bahan makanan di atas timbangan, dan catat angkanya. Jika menggunakan timbangan digital, pastikan untuk mengatur satuan ukur yang sesuai, misalnya gram atau ons.
  • Gunakan penggaris untuk mengukur bahan makanan yang panjangnya perlu diukur, seperti spaghetti, wortel, atau mentimun. Taruh bahan makanan di samping penggaris, dan ukur panjangnya. Jika perlu, potong bahan makanan sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

Contoh Resep dengan Istilah-Istilah dalam Memasak

Berikut adalah contoh resep yang menggunakan istilah-istilah dalam memasak yang telah kita bahas:

Ayam Braise dengan Saus Anggur Merah

Bahan-bahan:

  • 4 potong paha ayam, bersihkan dan keringkan
  • Garam dan merica secukupnya
  • 2 sdm minyak zaitun
  • 1 bawang bombay, cincang
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 2 sdm tepung terigu
  • 250 ml anggur merah
  • 250 ml kaldu ayam
  • 2 sdm tomat pasta
  • 2 sdm mentega
  • 2 sdm daun parsley, cincang

Cara memasak:

  1. Panaskan oven hingga 180°C. Bumbui ayam dengan garam dan merica.
  2. Panaskan minyak zaitun di atas api sedang tinggi di dalam panci yang bisa dimasukkan ke oven. Goreng ayam sampai kecoklatan, sekitar 10 menit, bolak-balik. Angkat ayam dan sisihkan.
  3. Di panci yang sama, tumis bawang bombay dan bawang putih sampai layu, sekitar 5 menit. Tambahkan tepung terigu dan aduk rata. Masukkan anggur merah, kaldu ayam, tomat pasta, dan mentega. Aduk sampai mendidih dan mengental.
  4. Kembalikan ayam ke dalam panci, dan pastikan terendam dengan saus. Masukkan panci ke dalam oven, dan panggang selama 40 menit, atau sampai ayam matang dan empuk.
  5. Taburkan daun parsley di atas ayam, dan sajikan dengan nasi atau roti.

Kisaran biaya: Rp 100.000 – Rp 150.000 (harga dapat berubah sewaktu-waktu)

Also Read

Bagikan:

Tags

Tinggalkan komentar